BANNER
Pendidikan

89 Anak-Anak Ikuti Penyuluhan Oleh KPAID Kepri Dan Karang Taruna di Lokalisasi

BINTAN,WARTAINDONESIANEWS.com – Mengingat bahaya narkoba dan pergaulan seks bebas dikalangan usia dini semakin mengkhawatirkan, apalagi ditambah kemajuan digitalisasi yang kian modern, membuat hal tersebut semakin mudah dalam melakukan hal negativ sehingga perlu dikontrol oleh peran orang tua, minggu (19/11/2017).

Disamping itu faktor lingkungan merupakan hal yang paling berpengaruh merusak aset bangsa. Di lokalisasi Km 24 Toapaya Asri, selain dihuni puluhan PSK, didalamnya juga ada kehidupan masyarakat biasa termasuk anak-anak.

Komisioner KPAID Kepri, Marlia Sari Dewi menyampaikan, tugas pengawasan perlindungan anak daerah adalah melakukan sosialisasi seluruh ketentuan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi, menerima pengaduan dari masyarakat dalam rangka melindungi anak.

Lingkup perlindungan anak katanya mencangkup pemenuhan hak anak serta perlindungan khusus. Prinsip perlindungan anak sesuai konvensi hak anak yang meliputi non diskriminasi, kepentingan yang terbaik bagi anak, hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangannya termasuk juga penghargaan terhadap pendapat anak.

“Hak anak untuk hidup, untuk beragama, memperoleh pendidikan, mendapatkan waktu untuk bermain dan berpolitik. Kesemuannya dilindungi undang-undang perlindungan hak anak. Ini yang harus dipahami anak-anak dan para orang tua,” Paparnya.

Karang Taruna Tunas Karya Kelurahan Toapaya Asri bekerjasama dengan pemerintahan kelurahan setempat mencoba untuk memberikan pemahaman berkaitan dengan bahaya narkoba dan seks bebas kepada anak-anak di lokalisasi dengan memberikan penyuluhan.

Tercatat sebanyak 89 orang anak-anak dari usia dini hingga remaja hadir mengikuti penyuluhan yang mendatangkan pemateri dari DP3KB Bintan, Komisioner KPAID Kepri dan Polres Bintan yang digelar di Klinik Sri Indah Km 24 Toapaya Asri.Kegiatan yang perdana digelar dan menyasar anak-anak di lokalisasi ini cukup disambut antusias anak-anak.Tujuannya, agar anak-anak di lokalisasi paham bahwa narkoba dan seks bisa merusak masa depan dan cita-cita mereka.

Lurah Toapaya Asri, Arief Sumarsono mengatakan, dengan penyuluhan sehari bersama anak-anak di Lokalisasi ini diharapkan bisa membentengi anak-anak yang merupakan aset bangsa agar terhidar dari bahaya narkoba dan seks bebas.

“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus sama-sama diperhatikan agar terhindar dari bahaya narkoba maupun seks bebas. Pendidikan keluarga, lingkungan dan kita semua dibutuhkan agar mereka bisa menghindari pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan mereka sebagai aset paling berharga milik bangsa,” tuturnya.

Dia menambahkan, ini kali yang pertama kegiatan semacam ini dengan sasaran anak-anak digelar di Kelurahan Toapaya Asri.” kegiatan yang perdana ini merupakan momentum untuk membentengi anak-anak disini, sekaligus sebagai momen pengawasan berkelanjutan,” Tambah Arif.

Reporter : (jo)

Editor      :Zulham

BANNER
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER
To Top