BANNER
Hukum & Kriminal

Akhirnya ,Suriono Sang Eksekutor Pengemudi Truk Logging Dihukum 22 Bulan

SIMALUNGUN,WARTAINDONESIANEWS.com -Pelajaran yang berharga bagi para pengendara kendaraan bermotor agar lebih berhati-hati bila mengendarai kendaraan. Akibat lalai, bisa mengantarkan Anda ke penjara. Hal ini dialami oleh suriono (53), terdakwa kasus laka lantas.

Dalam sidang putusan, Selasa (18/7) sekira pukul 14:15 di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Suriono divonis hukuman 1 tahun 10 bulan penjara oleh Ketua Majelis Hakim Novarina Manurung SH. Dalam persidangan suriono terbukti lalai dalam berkendara. Sebelumnya Kejari Simalungun melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ria Tambunan menuntut 2 tahun penjara.

Atas putusan Ketua Hakim, Suriono hanya bisa pasrah menerima putusan dan tidak mengajukan Nota Banding.”Berdasarkan fakta fakta persidangan suriono terbukti bersalah sudah lalai saat bekendaraan dan harus mempertanggungjawabkan pebuatannya dengan menjalani hukuman kurungan penjara selama 1 tahun 10 bulan.Baik terdakwa ataupun JPU, jika tidak menerima vonis hakim diberikan waktu 1 minggu untuk berpikir-pikir, banding atau tidak,” “ujar Ketua Majelis hakim Novarina Manurung SH.

Sebagaimana diketahui, Tabrakan beruntun yang terjadi di jalan asahan KM 2 pada pukul 14.00 kamis (2/3) didepan Yayasan UISU ( universitas islam Sumatera utara) antara truk fuso kayu roda 12 melaju kencang yang dikemudikan oleh suriono (53) warga jalan medan menghantam tiga unit Mini Bus Angkutan Kota yang sedang ngetem menunggu penumpang.

Informasi di TKP saat kejadian, awalnya truk fuso tidak bermuatan kayu menghantam angkutan kota jenis GMSS plat BK 1176 TV dengan nomor dinding 33.Tersiar pada angkot tersebut dipadati oleh siswa/ i yang baru saja pulang sekolah. Akibat tidak terkontroln, truck menghantam Angkot sehingga terpental ke seberang jalan.Sesaat setelah terpental,  body angkot GMSS menghantam angkot jenis Bandar Jaya dengan nomor dinding 277 yang berada dibelakangnya,  serta juga menghantam angkot Bandar Jaya dengan plat  BK 1689 WC dengan nomor dinding 9833.

Dilokasi kejadian diketahui, akibat benturan yang hebat, supir angkot GMSS meninggal ditempat serta satu orang penumpangnya berstatus pelajar turut serta meregang nyawa di dalam angkot.Ketika awak media bertanya saat pelaku memasuki ruang tahanan jaksa, suriono menerima putusan Ketua Hakim dengan ikhlas dan tidak ada rencana mengajukan banding.

“Saya terima putusan tersebut dengan ikhlas bang, karena mau tidak mau harus dijalani, meskipun putusan tersebut sangat berat buat saya”, “keluhnya.

Reporter: John Turnip

Editor :zulham

BANNER
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER
To Top