BANNER
Hukum & Kriminal

Astaga,Puluhan Kayu Gelondongan Dipulau Pucung Diamankan Polres Bintan

BINTAN,WARTAINDONESIANEWS.com – Akibat menyelundupkan puluhan batang kayu gelondongan ke pulau pucung,Desa Malang Rapat, kecamatan kijang,  Empat Nelayan Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga diamankan Polres Bintan, Senin (25/9/2017).

Ke 4 nelayan itu yakni Sam (34) merupakan nakhoda dan tiga ABK yaitu  Ton (31), Kpr (50) dan Wrd (35).Selain itu juga diamankan puluhan kayu untuk membuat kelong serta satu unit kapal kayu berkapasitas 30 Grose Tone (GT).

Kanit III Reskrim Polres Bintan Ipda Angga Riatma Serunting mengatakan kayu ilegal ini didatangkan dari Kabupaten Lingga ke Kabupaten Bintan.Lanjut dia, dikarenakan pendistribusiannya tidak memiliki dokumen resmi maka nakhoda dan tiga ABK-nya ditahan di sel Mapolres Bintan dan untuk dimintai keterangan.

“Saat ini mereka sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Bintan dan kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut,” ujar Angga.

Lebih lanjut Angga menuturkan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan warga Pulau Pucung, Rabu (20/9/2017) sore. Bahwa ada kapal kayu yang sedang bongkar muatan kapal di tepi pantai.Bersama jajarannya dia langsung ke TKP.

Disana dia melihat ada empat orang sedang memindahkan kayu gelondongan dari kapal ke darat.”Kami datangi dan tanyakan dokumennya. Namun nakhoda tak dapat menunjukan sehingga keempatnya kami giring ke polres,” tuturnya.

Akibat menyeludupkan kayu ilegal ini keempat tersangkan dijerat Pasal 83 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pemberantasan pengrusakan hutan.

Reporter : (jo)

Editor :zulham

BANNER
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER
To Top