BANNER
Dunia

Ini dia Profil FPU Asal Kepri yang Mengemban Misi Perdamaian PBB

foto-wartaindonesianews-com-okeDUNIA,WARTAINDONESIANEWS.com – Fenomena globalisasi akan mempengaruhi terjadinya suatu perubahan dalam kehidupan masyarakat pada dunia internasional, tertutama dalam lingkup kehidupan sosial. Secara umum tugas Polisi di dunia ini adalah melindungi dan melayani (to serve and to prtotect), oleh karena itu apabila suatu negara mengalami konflik, maka sudah merupakan tugas Polisi memelihara keamanan dan ketertiban di negara tersebut baik dari Polisi negara itu maupun dari Polisi negara lain yang diperbantukan ke negara tersebut.

Peranan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan organisasi dunia yang bertugas menciptakan perdamaian di berbagai belahan dunia antara lain dilakukan dengan pembentukan Operasi Pemeliharaan Perdamaian (OPP). Penggelaran OPP juga terlibat dalam berbagai misi yang melibatkan masalah-masalah politik, kemanusiaan, sosial, HAM, dan bahkan pembangunan di dalam suatu negara. Dengan demikian kehadiran pasukan perdamaian PBB dewasa ini merupakan suatu kebutuhan, mengingat banyaknya konflik yang terjadi yang tidak saja melibatkan antar negara, tetapi juga konflik yang terjadi didalam negara yang bersangkutan.

Keterlibatan atau diikutsertakannya Polri dalam Operasi Perdamaian Dunia (OPP) PBB, telah tersurat pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alinea ke 4, dimana Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pengertian ikut melaksanakan ketertiban dunia adalah Pemerintah Negara Indonesia, dalam pemerintahan tersebut terdapat alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta penegakan hukum, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pemerintahan negara Indonesia memiliki fungsi-fungsi yang berkaitan dengan ketertiban, salah satunya adalah fungsi Kepolisian, dimana Polri adalah sebagai unsur utamanya. Penjabaran dari keikutsertaan Polri tersebut juga disebutkan dalam Undang-undang No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, pada pasal 41 ayat (3), dimana Kepolisian Negara Republik Indonesia membantu secara aktif tugas pemeliharaan perdamaian dunia dibawah bendera Persatuan Bangsa-Bangsa.

Misi perdamaian FPU Polri ke Darfur sudah dimulai pada 2008 di bawah United Nations-African Union Mission (UNAMID)

UNAMID bertugas menjaga keselamatan penduduk sipil di Darfur, titik perlawanan kelompok pemberontak yang sering melakukan tindak kekerasan sejak tahun 2003.

Pengiriman pasukan tersebut dilakukan untuk membantu dalam upaya pencegahan meluasnya konflik bersenjata dan menciptakan perdamaian di Sudan Selatan pasca-referendum di negara tersebut.

Sebanyak 140 personel ini terdiri dari 100 personel inti dan 40 personel pendukung. Sebelum dikirim, pasukan diberikan bekal pelatihan khusus untuk bertugas selama satu tahun yang tergabung dalam “Formed Police Unit” (FPU) Indonesia VIII Garuda Bhayangkara 2016 bertugas membantu PBB menjalankan misi perdamaian selama satu tahun di Darfur-Sudan, Afrika. 3 personel diantaranya ialah berasal dari Satbrimob Polda Kepri yakni Brigadir Tatang Hidayat, Brigadir Firmansyah dan Brigadir Dipo Patria, SH

Selain misi perdamaian, banyak kegiatan positif yg dilakukan oleh personel fpu indonesia Di elfasher-Sudan, diantaranya menyantuni pondok pesantren, menyambangi IDP camp serta yg terbaru penyaluran daging kurban pada saat hari raya idul adha.

Pada dasarnya semua daerah misi PBB adalah daerah konflik baik itu sedang atau pasca perang, antar negara atau perang saudara yang berakibat pada krisis kemanusian, kelaparan dan pengungsian. Orang berkulit hitam legam kurus kering tinggal tulang, bau, lalat dan bahkan mayat adalah pemandangan hampir setiap hari disaksikan didaerah misi. Wajah wajah memelas, anak-anak kotor yang sepertinya tidak pernah tersentuh air semenjak mereka lahir membuat hati terhenyut. Cerita-cerita mereka tentang kekejaman perang, kekejaman para pembatai dan pemberontak yang tidak punya sedikitpun rasa kemanusian akan mewarnai hari hari di daerah misi. Cerita menyayat hati tentang hilangnya atau bahkan terbunuhnya orang tua, anak, saudara, keluarga maupun kerabat akan selalu kita dengar.

Banyak tantangan baru yang dirasakan oleh para personel FPU Indonesia di El fasher-Sudan, selain sulitnya air serta cuaca yg panas yg berkisar 45-50 ℃ ada hal baru terkait cuaca ektrim disini yang istilah penduduk disini disebut dengan Haboob. Haboob ialah keadaan berangin dicampur dgn debu. Biasanya setelah haboob diikuti dgn hujan tetapi dgn waktu yg singkat. Awal november ialah awal di mulainya musim dingin hingga mencapai 0℃ dan terjadi selama 4-5 bulan.
Percakapan Obrolan Berakhir

Secara garis besar kehidupan di Sudan ini sangat jauh berbeda dengan di Indonesia namun hal itu tidak menjadi kendala bagi personel FPU indonesia. Keramahan dan jiwa sosial khas Indonesia yang kita bawa dan di terapkan di Sudan benar-benar sangat membantu menjalin komunikasi dgn penduduk disini.”Terang Brigadir Dipo,SH Personil FPU asal Kepri

Permasalahan lain adalah Cross culture understanding atau pemahaman tentang budaya dan kebisaan orang lain harus benar benar dipahami oleh setiap orang jika tidak, culture shock yang tidak jarang berujung pada konflik antar sesama akan terjadi. Makanan dan cuaca juga akan menjadi persoalan bagi kita, jika kita tidak siap akan menghadapi perubahannya.

“Banyak pelajaran yg diambil selama lebih kurang 1 tahun di daerah misi ini, dgn segala perbedaan yang ada kami berbaur utk saling melengkapi menciptakan rasa aman dan bersahabat.” tutupnya.

Ini dia Profil FPU Asal Kepri yang mengemban Misi Perdamaian PBB

Dari kiri – kanan : Brigadir Tatang Hidayat, Brigadir Firmansyah, dan Brigadir Dipo Patria

Nama : tatang hidayat
Pangkat/nrp : brigadir/80030475
TTL : sumedang /19-03-1980
Jabatan : ps.pamin subden 4 den gegana.
Kesatuan : detasemen gegana satbrimob polda kepri.
Lulusan : seta pk polri angkatan XVI/2000
SAG. BA 2005

Dikbang- 1. pendidikan kejuruan pelopor angkatan IX/2006. 2. Dikjur crt angkatan XII/2007. 3. Jur lanjutan crt platina 2009.
Pendidikan terakhir: Smk korpri sumedang
Jabatan satgas : pasukan tactical (pleton charlie )
Satgas : fpu INdonesia VIII/2016
Hobi : renang/fitnees.

Nama : Firmansyah, A.Md
Pangkat/Nrp : Brigadir/83021124
TTL : Kijang/20-02-1983
Alamat Rumah: Kp. sungai enam laut, RT.004 RW.001
Kel. sungai enam
kec. Bintan Timur
kab. Bintan
Agama: Islam
Suku : Melayu
Jabatan : Bamin Riksa Provost
Kesatuan : Satbrimob Polda Kepri
Lulusan : Diktuk Ba Polri gelombang 1 tahun 2006

Dikbang(pendidikan pengembangan) : Dasba Brimob Polri tahun 2013 diWatukosek, surabaya.
Pendidikan terakhir: Diploma III Sekolah Tinggi Ilmu Maritim “STIMAR” AMI Jakarta.
Jabatan Satgas : Sniper (pleton Charlie)
Satgas : FPU Indonesia VIII/2016
Hobi : Beladiri dan sepak bola

Organisasi yg pernah diikuti: Muaythai Indonesia Pengcab Tanjungpinang provinsi kepri.
Jabatan organisasi : Ketua Harian Muaythai indonesia Pengcab Tanjungpinang 2015

Nama : dipo patria.SH
Pangkat/nrp : brigadir/89100121
TTL : tembilahan/23-10-1989
Agama: islam
Jabatan : bamin binkar subbagrenmin
Kesatuan : satbrimob polda kepri
Lulusan : diktuk Ba brimob angk. XVII gel.2 tahun 2007
Dikbang(pendidikan pengembangan) : Operator komputer 2013 bandung

Pendidikan terakhir: Strata 1 ( fak.hukum)-UNIBA 2012
Jabatan satgas : pasukan tactical (pleton Alpha)
Satgas : fpu INdonesia VIII/2016
Hobi : menyanyi

Reporter :(Anas)

Editor : zulham

BANNER
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER
To Top