BANNER
Buruh

Sungguh Malang Nasib Buruh PT.SMOE,Di PHK Belum Juga Ada Pesangon

BATAM,WARTAINDONESIANEWS.com – Ketika Konfirmasi awak media terhadap kasus yang menimpa pekerja PT.SMOE lanjut sampai ke tahap Tri Partit (Buruh, Perusahaan, Disnaker) tahap II, ini dibenarkan oleh pihak “H” yang dikirim oleh pihak disnaker yakni Bapak Tukiman.

Dimana hasil konfirmasi awak media ini kepada pihak PT.SMOE bahwa terkait masalah “H” yang di PHK tanpa pesangon dan tidak dapat lagi untuk membayar nya,ungkap Firdaus

Sementara itu,Yang menjadi alasan Firdaus( penasehat hukum) PT.SMOE adalah karena karyawan kontrak dan ketika kontrak berakhir maka pesangon tidak ada mas, ucap nya

Bahwa di dalam uu no 13 tahun 2013 pasal 59 ayat 1- 8 yang secara rinci mengatakan jika lebih dari 3 tahun bekerja terus-menerus maka secara otomatis akan permanen, tanya awak media.

Firdaus menjawab: itu benar namun ini kontrak dan karyawan setuju saat direkrut sejak pertama bekerja dan Firdaus juga mengakui tidak membayar pesangon sebab bukan permanen ,jawab nya.

Pertanyaan nya apakah pekerja diberitahukan atau di tanyakan tentang hal ini ketika diawal kontrak, sebab disinyalir pekerja tidak tahu tentang undang-undang,namun jika HRD apakah mungkin tidak mengetahui nya?

Firdaus juga mengatakan bahwa berdasakan BW (hukum perdata) bahwa ketika beberapa pihak sudah melakukan perjanjian maka tidak boleh ingkar.ungkap nya lagi.

Selain itu,aturan nya uu no 13 tahun 2013 adalah khusus pada nya berlaku lex spesialis derogat legi generali dan lagi BW digunakan pada jaman kolonial Belanda dan berlaku untuk pulau sumatera dan HIR untuk pulau jawa.

Reporter: (rs)

Editor :zulham

BANNER
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER
To Top