BANNER
Daerah

Warga Desa malang rapat Minta Akiat Tak Lakukan Timbunan Yang Membahayakan Pengguna Jalan

BINTAN,WARTAINDONESIANEWS.com – Belasan warga Desa Malang Rapat mendatangi kantor Desa Malang Rapat,RT 03, RW 02. Pasalnya warga resah adanya penimbunan lahan dilakukan salah satu pengusaha warga Toapaya yakni Akiat, akibat penimbunan itu membuat badan jalan tergenang air sehingga dapat mengakibatkan rusaknya jalan raya Selasa (28/11/2017).

Tak hanya itu, disisi lain Akiat melakukan penimbunan dengan melakukan pengerukan pasir pantai disampingnya untuk kepentingan pribadi, sehingga lambat laun ruas jalan akan mengalami pergeseran.

Ketua RW 02, syukur yang didampingi belasan warga setempat mengatakan, pihaknya sudah mendatangi tempat tersebut dan meminta secara baik- baik kepada Akiat agar tidak melakukan penimbunan yang berdampak pada badan jalan membentuk genangan air, namun apa yang disampaikan sama sekali tidak diindahkan oleh Akiat, bahkan dianggap anging lalu saja.

” kami sudah menegur, supaya jangan melakukan penimbunan agar badan jalan, jadi kita minta melakukan usaha disitulah, hal ini sangat meresahkan warga kami dan pengguna jalan yang melintas disini,” ungkap Syukur, kepada sejumlah awak media.

Menururut Syukur, memuncaknya emosi warga yang akhirnya tidak terbendung lagi saat terjadinya genangan air yang cukup parah saat wilayahnya turun hujan. Ia menyampaikan, genangan air itu sebenarnya bukan karena akibat hujan deras yang terjadi belakangan ini, namun akibat penimbunan lahan yang dilakukan Akiat dilokasi tanahnya guna pembangunan sebuah rumah petak yang persis di bahu jalan raya.

“Bahkan ijin bangunannya atau ijin penimbunan itu tidak ada ijin dari pihak perangkat desa setempat. Saat diadukan warga, Saya dan Pak RT setempat sudah menegur, namun tidak mengindahakan dan bahkan dia menyampaikan suka-suka saya dong tanah-tanah saya, dan ijinnya sudah ada,” ujar Sukur menirukan ucapan Akiat saat mealkukan pengaduan di Kantor Desa.

Sekretaris Desa Malang Rapat, Hairuddin menyampaikan, pengaduan para warga akan ditampung dan pihaknya akan melakukan penelusuran atas persoalan yang dialami warganya.Selanjutnya dapat ditindaklanjuti oleh pihak Kecamatan serta pihak Kabupaten Bintan melalu Satpol PP Bintan.

“Untuk saat ini kita tampung dulu apa yang menjadi keluhan dan tuntutan warga. Kita hawrapkan warga dapat menahan diri, karena pihak perangkat desa akan menindaklanjuti hal ini dan juga akan melaporkan kepada pihak Kecamatan dan pihak Kabupaten,” ujar Hairuddin.

Saat diitanyai terkait ijin pembangunan rumah petak milik Akiat, serta berbagai aktifitas pengerukan pasir laut dan penimbunan lahan yang dikeluhkan warga, Hairuddin menyampaikan, hingga saat ini, pihak Desa belum pernah mengeluarkan ijin atas aktivitas itu. Lanjutnya pihaknya akan menulusuri perizinan itu ditingkat Kecamatan atau Kabupaten apakah benar dia sudah meiliki izin atau tidak sebagaimana yang diklaim Akiat.

“Tidak ada ijinnya kalau dari pihak perangkat desa, baik dari RT, RW dan juga dari pihak desa, makanya kami harus cek dulu ke pihak Kecamatan atau kabupaten, karena banganunan itu berada persis dipinggir jalan, kami tidak tau dia dapat izin itu dari mana, jika ijinnya tidak ada nanti tentu akan diberikan tindakan oleh pihak pemerintahan Kabupaten Bintan,” Tambah Sekdes Desa Malang Rapat.

Reporter : (jo)

Editor      :Zulham

BANNER
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER
To Top